Senin, 04 Juli 2022









MENAKAR KESUKSESAN

oleh : Wahyu Heany Prismawati, AM.Keb
Ketua Pimpinan Cabang Aisyiyah Kecamatan Sijuk Kabupaten Belitung

    

    Sukses dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia diartikan sebagai berhasil, beruntung. Apabila orang disebut sukses maknanya adalah orang yang berhasil atau orang yang beruntung.

    Lantas seperti apakah sukses bagi seorang ibu atas anaknya ? Ketika anak berhasil menjadi pejabatkah ? atau ketika seorang anak telah meraih gelar sarjana ?  Bila dipandang dari sudut duniawi maka yang telah disebutkan tadi adalah benar adanya. Akan tetapi mari kita kaji kembali apa sebenarnya goal dari kehidupan ini ? abadikah ? atau akan ada kehidupan berikutnya ? Jika kita meyakini perjalanan ini adalah persiapan menuju keabadian berarti kesuksesan yang dimaksud di atas tak berarti apa - apa. Hanya keberhasilan sesaat yang suatu saat bakal ditinggalkan di sini.

    Sejatinya suksesnya seorang ibu bukan ketika anak meraih kesuksesan dunia melainkan ketika dia berhasil mengantarkan hingga pintu surga, karena bakal ada pertanyaan Allah apa yang sudah engkau lakukan untuk putra putrimu. Kesuksesan dunia tidak akan pernah lebih hebat karena di atas langit masih ada langit. 

    Anak adalah asset, investasi yang Allah titipkan untuk kita, amal yang anak perbuat akan mengalir bagi kita setelah kematian kita. Pertanggungjawaban kita kepada Allah akan anak - anak kita adalah hingga anak dewasa atau berumah tangga bahkan hingga sampai akhir kehidupan dunia. Tak ada PR (Pekerjaan Rumah) yang lebih berat kecuali peran tanggung jawab ibu kepada anak. Semakin sering kita mendengar kajian semakin sehat rohani kita, perkayalah rohani kita dengan kajian islam.  Anak akan patuh kepada kita, sami'na wa ato'na, dalam ketaatan kepada Allah. 

    Semua berawal dari kita orang tuanya. Prestasi terbesar syaithon adalah ketika sebuah keluarga berantakan hingga bercerai. Suami kita adalah tameng kita di akhirat, lakukan kegiatan positif di rumah kita, kegiatan yg mampu mengundang malaikat agar sifat malaikat menjadi sifat anak dan keluarga kita. Ketika kita datang ke majelis ilmu adalah hidayah Allah, tanpa hidayah Allah kita tidak akan melakukannya. Bersyukurlah Allah memilih kita mendapatkannya. Sakinah yg turun pada keluarga adalah hadiah Allah yang datang dari surga diperuntukan bagi orang-orang pilihan atau keluarga pilihan. Beramalah dengan cerdas, amal yang akan mmbawa kita kepada kebaikan akhirat.

    Seseorang akan diwafatkan seperti kebiasaannya,, oleh karenanya lakukan kebiasaan - kebiasaan  baik sehingga kita diwafatkan dalam kebaikan yg biasa kita lakukan. Buang amarah atau kesal pada anak karena pintu Allah tidak terbuka pada doa-doa ibu untuk anak ketika masih ada amarah di hatinya. Ucapkan dan tanamkan pada hati ibu kalimat seperti ini, " Aku ridho atas anakku dengan keridhoan yang sempurna, sholehkan anakku, jadikan keduanya orang - orang ahli surga."

    Seorang ibu hendaknya menggunakan lisannya untuk kebaikan anaknya. Kejengkelan kita akan menjadi hijab atau penghalang atas doa - doa kita, sehingga doa tidak sampai, kuncinya sabar. Ketika kita dapati anak kita memiliki akhlaq tak sebaik harapan kita dalam arti rusak yang semestinya kita intropeksi adalah :

  • Amalan kita sebagai orang tua
  • Amal kita sebagai orang tua menjadi tolo ukur keberhasilan dalam mendidik anak. Orang tua adalah contoh teladan terbaik. Jangan berharap anak akan taat menunaikan ibadah jika tidak mendapatkan contoh dari kedua orang tuanya
  • Sumber rejeki yang kita gunakan, terkadang kita memandang sepele perihal ini. Rejeki yang halal dan baik adalah rejeki yang diperoleh dengan cara baik serta bukan merupakan bahan yang haram untuk dikonsumsi. Makanan haram tidak hanya berbatas pada dzat atau bahannya yang haram, akan tetapi jika diperoleh dari upaya yang haram tentu saja akan menjadikan hal tersebut haram untuk kita gunakan atau kita konsumsi. Hasil kerja keras kita akan kita bawa pulang sebagai rejeki dan kita gunakn untuk kelangsungan hidup keluarga. Rejeki haram akan memberikan sugesti negatif terhadap perilaku yang mengkonsumsi.
  • Pergaulan anak-anak kita, 
  • Di era digital saat ini diperlukan strategi yang handal dalam melindungi keluarga terhadap pengaruh buruh di sekitar. Dari mulai internet yang bisa diakses setiap orang pergaulan remaja, pergaulan di lingkungan sekolah, lingkungan pekerjaan maupun komunitas yang lain akan memberikan pengaruh terhadap perilaku seseorang. Yang paling ideal adalah jika sedari belia sudah ditanamkan nilai - nilai akhlaq mahmudah pada anak sehingga tidak mudah untuk dipengaruhi, kuat terhadap tantangan yang ada di luar rumah. Tentu saja yang paling utama adalah doa ibu sebagai orang tua.
  • Sholat tepat pada waktunya, berharap akan Allah berkahkan rejeki kita. Sholat di awal waktu disempurnakan dengan  sunat rowatib, sholat dhuha dll
  • Pagari puasa wajib dengan puasa sunat sehingga memyempurnakan puasa wajib kita
  • Fitnah akhir jaman telah datang, pagari diri dan keluarga dengan amal sholeh, menebar kebaikan dan manfaat bagi sekitar. 
  • Jangan pernah berhenti berlindung kepada Allah, melalui dzikir

 Sebagai seorang mukmin tentu saja kita dilarang berputus asa terhadap setiap ketetapan yang kita dapatkan, kita masih bisa melakukan banyak hal positif sebagai upaya melindungi diri dan keluarga.

Apakah yang harus kita lakukan ? Dalam Alquran Surat  17 Al Isra ayat 79 Allah berfirman :

وَمِنَ اللَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِ نَافِلَةً لَكَ عَسَىٰ أَنْ يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَحْمُودًا

Artinya :

"Dan pada sebagian malam hari bersembahyanglah tahajudlah kamu sebagai ibadah tambahan bagimu, mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat terpuji"

Kemuadian sabda  Rasulullah Sholalallahu'alaihiwasalam yang artinya :

" Hendaklah kalian melaksanakan sholat malam karena sholat malam itu merupakan kebiasaan orang-orang sholeh sebelum kalian, ibadah yang mendekatkan diri kepada Tuhan kalian, serta penutup kesalahan dan penghapus dosa"(HR.Tirmidzi, Al-Hakim, Baihaqi. Dihasankan oleh Syaikh Albani dalm Irwaa Al Ghalil)

     Keuntungan tahajud adalah akan diberikan lisan hikmah, jika berbicara dengan anak atau keluarga akan timbul pemahaman, menerima atau sami'na wa ato'na. Amalan yg berkah memberikan asbab kebaikan bagi kita dan sekitar. Jangan berhenti melakukan hal positif. Karena akan menjadi pagar bagi kehidupan dunia dan menjaga barzah atau kubur kita bersama pahala sholat, pahala zakat/infaq/sodaqoh dan pahala haji. 

    Melalui tahajud kita bisa sampai doa-doa karena Allah menjanjikan atas pengabulan doa. 

وَقَالَ رَبُّكُمُ ٱدْعُونِىٓ أَسْتَجِبْ لَكُمْ ۚ إِنَّ ٱلَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِى سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ

Artinya :

    "Dan Tuhanmu berfirman Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu, sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka jahannam dalam keadaan hina dina"

    Pintalah selalu kepada Allah, Masukkan aku ke tempat yg baik, keluarkan aku ke tempat yg baik. Beberapa langkah instropeksi lainnya yang dapat kita lakukan adalah dengan memperbanyak beristighfar, memperbanyak sodaqoh dan bersilaturrahim

Wallohu'alam bissawab

Fastabikhul khoirot

Minggu, 03 Juli 2022



PERSADAKU

oleh : Wahyu Heany Prismawati, AM.Keb


Kuyakini Allah ciptakan kami sempurna 

berakal tak seperti domba 

tapi jika terlahir kembali kuingin akhlaqku terpuji 

agar senyum berlinang ibuku abadi 

karna gamang ku pada penjaga jazad tak punya iba 

hingga erat ku peluk subuh dalam pekat 

kusemat setiap nafas dengan tahlil, takbir, tasbih dan tahmid 


sesaat rinduku membiru pada lengking biola 

menyayat rasa hingga beku melintas waktu 

berharap hilang takutku pada ayunan bayu dibibir jendela 

tak berjeda berderit, perih

dimanakah sunyi sejati


Kuyakini Allah ciptakan kami sempurna 

berakal tak seperti domba

mestinya tajam dalam rasa ketika jerit sekitar bersautan 

dimana sembunyi akal atau telah berpindah pada domba 

bait gurindamku hampir di tepian merunduk menyapa hingga melolong 

senyap tak terdengar tertelan para punggawa jumawa 

tinggal buku usang di sini tak dapat lagi dituliskan kata cinta 

lembarnya telah penuh dengan hujat 

kemana perginya persada yang kucita

 




ROMANSA UNTUK SUAMIKU

oleh : Wahyu Heany Prismawati, AM.Keb


Lelakiku terkasih, 

hari ini usiamu berkurang satu tahun, lagi 

ku tak punya melati untuk kusemat di hatimu

hanya bongkahan cinta yang meluas 

mengisi hingga tiap relung dan denyut nadi 

kunanti genggammu luruhkan dosa hingga putihkan semua 

sirna kelabu 

Duhai pengantin sejatiku

ku hanya bisa mengiring langkahmu dalam terjal dan lapang tanpa wangikan namamu 

ku hanya punyai lantun tilawah sederhana pengisi sudut-sudut mahligai kita

padamu kurangkaikan seluruh syairku untuk bekal kita pulang   

kutahu langkahku tertambat dijiwamu 

tergadai untuk surgaku 

Duhai punggawa perjalananku,

hari ini seputih kemarin dan gurat getir keningmu kentara

ikrarku membiru pada puja dan pinta bagimu

lunaskan cinta yang kau balur untukku

Duhai dambaku 

padang kita tlah menguning 

ku tuai dalam sepotong senyum 

kususun pada ketinggian rasa yang kuramu dalam asa milik kita 

meski perih kita simpan di antara doa dan ribuan dzikir

Duhai imamku

temani aku hingga bait - bait ini usai 

bersama tuliskan pekik dan gelak  

izinkan kumiliki ridhamu biar benderang barzahku 

pelukmu  adalah elegi terindah yang pernah kumiliki 

melantun pada julang pelangi mewarnai rasa 

menyisakan jengah berpanjangan membuatku enggan bergeming

biar saja rembulan meredup terpana pada romansa rindu kita 


                                                                                                            Air Seruk, 17 Juni 2022

  




KEPINGAN NYALI

oleh : Wahyu Heany Prismawati, AM.Keb 


Berada di antara belukar 

menari di antara raga yang mati 

sorak ini tak mewarnai apapun pekikpun sia-sia 

seluruh asa terkubur dalam genderang parau 

gemintang tak tergapai hasta 

hanya menggantung sisakan redup 

andaikan bisa sepotong saja masa 

lantas kan kusematkan cinta bagi jiwa yang merindu 

esok bukan punya kita


bukan di sini tetapi disaputan pelangi 

tak kuasa meramu warna hingga jelita 

tak bersinar lantaran mentari mangkat 

isak cakrawala di tepi penantian 

hilang ditelan petang yang jumawa 

kerling kejora hanya sesaat 

kelabu mendekapnya dalam pekat 

mungkin harus berhenti hingga jiwa kembali bernyali

rinduku melenggang bersama pagi

rinduku menari bersama purnama



                                                                                    Sijuk, Juli 2019




 BUKU KIA

oleh : Wahyu Heany Prismawati, AM.Keb

Staf Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung


Pengantar 

    Buku KIA merupakan instrumen bagi tenaga kesehatan yang diantaranya memiliki manfaat sebagai penghubung antara petugas dengan pasien, antara sesama petugas dan pembaca atau pengguna lainnya. Buku KIA digunakan sebagai sarana edukasi dan penyampaian informasi tentang kesehatan ibu dan anak. Keberadaan Buku KIA diharapkan mampu menjadi salah satu sarana dalam upaya menurunkan AKI (Angka Kematian Ibu), AKB (Angka Kematian Bayi) dan AKABA (Angka Kematian Balita).

Buku KIA memiliki sampul berwarna merah jambu atau pink sehingga sering disebut juga sebagai Buku Pink. Isi Buku KIA diawali dengan penjelasan umum setelah halaman sampul. 

Pada penjelasan umum dituliskan tentang apa Buku KIA, untuk siapa dan dapat diperolah dimana. Di dalam penjelasan umum juga dituliskan bahwa :

  1. Buku KIA agar dibaca dan dimengerti
  2. Buku KIA harus selalu dibawa setiap ibu mengunjungi fasilitas kesehatan atau sarana UKBM (Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat)
  3. Buku KIA harus dijaga jangan sampai rusak dan hilang
  4. Petugas kesehatan dan kader menjelaskan tentang Buku KIA kepada ibu dan keluarga dan meminta agar menerapkan pesan-pesan yang ada di dalamnya
Buku KIA berisi tentang kesehatan ibu dan kesehatan anak. Pada bagian ibu dituliskan tentang :
  • Ibu Hamil
  • Ibu bersalin
  • Ibu Nifas
  • Keluarga Berencana
  • Catatan Kesehatan Ibu hamil
  • Catatan kesehatan ibu bersalin, ibu nifas dan bayi baru lahir
  • Cuci tangan pakai sabun, dan
  • Keterangan lahir
Sedangkan pada bagian anak dituliskan tentang :
  • Bayi baru lahir atau neonatus
  • Catatan Imunisasi 
  • Anak usia 29 hari -  6 tahun
  • Pemenuhan kebutuhan gizi & perkembangan anak
  • KMS
  • Pemeriksaan SDIDTK   ( Stimulasi Deteksi Intervensi Dini Tumbuh Kembang)
  • Perlindungan terhadap anak
Di dalam Buku KIA ada lembar identitas yang diisi sesuai dengan catatan identitas pada Akta Kelahiran, KTP (Kartu Tanda Penduduk) atau  KK (Kartu Keluarga). Buku KIA juga dilengkapi dengan lembar amanat persalinan atau lembar menyambut persalinan (agar aman dan selamat). Pada lembar ini dituliskan identitas ibu serta rencana persiapan persalinan, seperti :
  • Nama penolong persalinan, 
  • Dana yang digunakan untuk pembiayaan 
  • Kendaraan berikut nomor telpon pengemudi, 
  • Metode KB yang direncanakan setelah bersalin
  • Nama-nama calon pendonor berikut nomor telpon jika sewaktu-waktu membutuhkan darah
Jika ibu dan keluarga mampu memanfaatkan Buku KIA secara benar diharapkan dapat memperoleh jawaban atas permasalahan Kesehatan Ibu dan Anak yang sering terjadi. Selain itu Buku KIA bisa berfungsi bagi kontrol pelayanan yang diberikan oleh tenaga kesehatan terkait standar pelayanan minimal. Pada halaman 1 (Satu) dituliskan 10 (Sepuluh) Standar pelayanan kesehatan yang harus diterima ibu hamil disetiap kunjungan ke bidan atau dokter, yang biasa dikenal dengan istilah ANC 10 T. 
    ANC atau ante natal care dengan 10 T yang artinya ibu hamil mendapatkan pelayanan kesehatan yang meliputi :
  1. Tinggi Badan, Pengukuran tinggi badan ini dilakukan hanya 1 (Satu) kali saja. Dan penimbangan berat badan yang dilakukan setiap kali periksa atau berkunjung
  2. Tekanan Darah, pengukuran tekanan darah. Tekanan darah normal adalah 120/80 mmHg. Jika didapati tekanan darah ibu sama dengan atau lebih besar dari 140/90 mmHg, artinya ada faktor resiko hipertensi atau tekanan darah tinggi dalam kehamilan.
  3. Tentukan ukuran LILA, mengukur lingkar lengan atas. Bila < 23.5 cm menunjukkan ibu hamil kekurangan energi kronis (ibu hamil KEK) dan beresiko melahirkan BBLR (Bayi berat lahir rendah)
  4. Tinggi rahim, pengukuran tinggi rahim dilakukan untuk menilai pertumbuhan janin apakah sesuai dengan usia kehamilan
  5. Tentukan letak janin, menentukan letak atau presentasi janin dan menghitung denyut jantung janin. Pada Trimester III (tiga) sebagian bagian terendah janin akan memasuki panggul. Jika belum dimungkinkan ada permasalahan, seperti bagian terendah janin bukan kepala. Sering dikategorikan sebagai kelainan letak. Penghitungan Denyut Jantung Janin dilakukan untuk menilai kesejahteraan janin. Apabila kurang dari 120 x/menit atau lebih dari 160 x/menit berarti bayi mengalami gawat janin dan harus segera dirujuk ke fasilitas kesehatan lanjutan.
  6. Tetanus Toksoid (Imunisasi TT) dilakukan skrining status imunisasi TT, bila diperlukan maka petugas akan memberikan imunisasi TT untuk mencegah tetanus pada ibu dan janin
  7. Tablet Tambah Darah, ibu hamil akan menerima tablet tambah darah dan harus dikonsumsi selama kehamilan minimal 90 hari
  8. Tes Laboratorium, meliputi golongan darah, Haemoglobin, cek air kencing, triple eliminasi Malaria, HIV dan Sifilis dan lain-lain
  9. Temu wicara, ibu hamil mendapatkan konseling sesuai dengan permasalahan yang ditemukan pada saat kunjungan. Selain itu ibu hamil akan mendapatkan edukasi seperti mengenal perawatan kehamilan, pencegahan kelainan bawaan, persalinan, IMD (Inisiasi Menyusu Dini), masa nifas dan perawatan bayi baru lahir, ASI Eksklusif, KB (Keluarga Berencana), imunisasi pada bayi dan lain-lain. Biasanya akan diberikan secara bertahap sesuai usia kehamilan ibu dan akan dijelaskan lebih lanjut dalam pertemuan Kelas Ibu Hamil. Pada sesi konseling ini petugas akan menyebutkan dan menuliskan halaman Buku KIA yang harus ibu baca sesuai dengan penjelasan yang sudah diberikan.
  10. Tata laksana atau mendapatkan pengobatan. T yang ke-10 ini diberikan terkait dengan kondisi ibu hamil. Jika memerlukan pengobatan tertentu atau memerlukan rujukan dengan dokter. Bila ibu hamil tidak ada keluhan atau masalah ibu hamil akan diberi Tablet tambah darah dengan penjelasan cara mengkonsumsinya.
Sebagai buku panduan, Buku KIA menuliskan tentang perawatan ibu hamil sehari-hari, tentang kecukupan istirahat, menjaga kebersihan diri dan aktivitas fisik. Beberapa hal yang harus dihindari oleh ibu selama hamil di tuliskan dengan jelas disertai tanda silang untuk mempermudah pembaca mengingat bahwa hal tersebut tidak boleh dilakukan. 
    Persiapan melahirkan,  tanda awal persalinan, tanda bahaya persalinan dituliskan dilengkapi gambar-gambar untuk memperjelas. Demikian juga pada lembar penjelasan tentang asupan gizi ibu hamil. 
    Tidak hanya perawatan ibu hamil, perawatan masa nifas bahkan perawatan bayi hingga balita dituliskan dilengkapi tahap-tahap tumbuh kembang anak dan stimulasi yang harus dilakukan ibu dan keluarga untuk mendukung tumbuh kembang. Buku KIA dijadikan refrensi wajib dalam penyelenggaraan kelas ibu hamil. Dimana kelas itu diikuti oleh ibu hamil beserta pendamping, sehingga diharapkan ibu hamil dan pendamping memiliki pemahaman yang sama tentang kehamilan, persalinan, masa nifas, perawatan bayi dan balita serta informasi dan kebijakan pemerintah terkait kesehatan. 
    Dapat disimpulkan apabila Buku KIA secara efektif digunakan sudah barang tentu akan menjadi sebuah Buku yang sangat berharga. Karena selain mengedukasi juga menyimpan catatan medik ibu dan anak sejak dari dalam kandungan hingga anak berusia 6 (Enam) tahun.
Mari manfaatkan Buku KIA


                                                                                                        Air Seruk, Juli 2022

Sabtu, 02 Juli 2022

 



NGIDAM

oleh : Wahyu Heany Prismawati, AM.Keb

Staf Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung


Pengantar 

    Ngidam menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah ingin sekali mengecap sesuatu. Akan tetapi di masyarakat kita bisa menemukan seorang ibu hamil yang ngidam ingin mencubit seorang artis, atau ingin dielus perutnya oleh seseorang, ingin naik kendaraan tertentu dan hal - hal ekstrim lainnya yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan makanan. Bahkan di masyarakat ada sebuah keyakinan jika keinginannya tidak dituruti bayi yang lahir kelak bakal ileran. Sebuah mitos yang tidak perlu kita sikapi secara serius. Hal itu hanya akan memberikan sugesti buruk terhadap sebuah kehamilan. 

Ngidam dalam perseptif  kesehatan 

    Pada kondisi hamil seorang perempuan membutuhkan zat gizi yang lebih banyak mulai dari asupan karbohidrat, protein, lemak, mineral dan vitamin. Hal ini disebabkan karena pada kondisi hamil tubuh seorang wanita memerlukan zat - zat gizi tersebut di atas untuk dirinya dan bayinya. Kondisi ketika tubuh membutuhkan atau kekurangan zat tertentu otak akan memberikan sinyal. Seperti pada waktu kita selesai melaksanakan aktivitas akan timbul rasa haus dan kita merasa ingin minum. Hal ini terjadi karena tubuh membutuhkan rehidrasi. Pengembalian cairan tubuh yang telah dikeluarkan melalui keringat, air kencing dan faeces. 

    Lantas bagaimana dengan ibu hamil yang kebanyakan ngidam makanan yang asam-asam seperti mangga muda ? Ya. Pada saat kehamilan kebutuhan vitamin c bertambah untuk menyerap zat besi dalam pembentukan sel darah merah. Akan sangat baik jika ibu hamil diberikan buah - buahan yang cukup. Begitupun ketika ibu hamil menginginkan makanan yang asin. Kandungan sodium di dalamnya diperlukan oleh ibu hamil asal diimbangi dengan minum air putih , makan buah dan sayur yang cukup sehingga tidak menimbulkan masalah pada tekanan darah ibu hamil.

    Jadi pada dasarnya ngidam ditimbulkan karena adanya kebutuhan tubuh untuk memenuhi asupan zat-zat gizi yang dibutuhkan.

Yang perlu disikapi dengan baik adalah bahwa :

  1. Ibu hamil membutuhkan menu gizi seimbang dengan ukuran proporsional sesuai kondisi ibu
  2. Tidak berlebihan dalam mengkonsumsi makanan tertentu sehingga memberikan efek buruk terhadap kesehatan ibu hamil
  3. Tidak mengkonsumsi atau ngidam bahan-bahan makanan atau minuman yang membahayakan kondisi ibu hamil dan janin seperti ngidam minuman beralkohol, narkoba, merokok dan lain-lainnya
  4. Tidak melakukan hal-hal yang membahayakan bagi ibu hamil dan janin seperti ngidam melakukan olah raga ekstrim atau ngidam melakukan aktivitas berbahaya lainnya
  5. Suami dan keluarga senantiasa memberikan dukungan atas kehamilan ibu seperti, 
    1. Mengantarkan ibu hamil mengunjungi bidan atau dokter
    2. Mendampingi pada saat mengikuti kelas ibu hamil 
    3. Membantu ibu hamil dalam tugas-tugas rumah tangga yang berat atau membahayakan kehamilan
    4. Terlibat secara aktif dalam menjaga kehamilan ibu dengan memahami kondisi kesehatan ibu hamil 
    5. Menyiapkan diri untuk mendampingi ibu saat melahirkan nanti
    6. Mempersiapkan kendaraan jika dibutuhkan pada saatnya baik selama ibu hamil, bersalin dan nifas
    7. Mempersiapkan dana atau jaminan kesehatan untuk biaya selama kehamilan, persalinan dan nifas
    8. Menyiapkan pendonor darah sebagai antisipasi jika suatu saat ibu hamil membutuhkan 
    Pada hakikatnya secara psikologis seorang ibu hamil membutuhkan kasih sayang dan perhatian lebih banyak karena kondisi emosional ibu hamil cenderung sensitif sehingga seharusnya suami dan keluarga lebih banyak memberikan perhatian dan kasih sayang serta pengertian. Ibu hamil yang mendapatkan kasih sayang dan perhatian yang cukup akan mampu melewati masa-masa kehamilan, persalinan dan nifas dengan lebih baik tanpa ada masalah yang berarti.
    Beberapa hal yang perlu diperhatikan agar ibu hamil mampu menjalani masa kehamilan, persalinan dan nifas dengan aman dan menyenangkan :
  1. Mempersiapkan fisik sebelum merencanakan kehamilan, sehat secara fisik dan mental. Sekurangnya memiliki kondisi tubuh sebagai berikut :
    1. Memiliki Kadar Haemoglobin yang cukup sekurangnya 11,0 gr%. 
    2. Tekanan darah kurang dari 140/90 mmhg, 
    3. Berat badan normal,proporsional dengan tinggi badan 
    4. Tidak KEK (kekurangan energi kronis) yang ditandai dengan ukuran LILA (lingkar lengan atas) sama dengan atau lebih dari 23.5 cm 
    5. Tidak sedang menderita penyakit berat atau kronis 
    6. Tidak dalam masa pengobatan suatu penyakit, misalnya sedang minum obat TB paru. Sebaiknya diselesaikan dulu pengobatannya.
  2. Mempersiapkan mental dengan baik. Dengan cara :
    1. Memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT, 
    2. Melakukan hal-hal positif dan menyenangkan seperti bersedekah, menggalang amal, menekuni hobby, 
    3. Mengunjungi keluarga atau bersilaturrahim
  3. Mendapatkan dukungan keluarga. Dukungan keluarga amat penting karena keluarga merupakan orang yang paling dekat dan akan mendampingi ibu hamil selama masa kehamilan, persalinan dan nifas. Dengan adanya dukungan keluarga yang cukup akan memberikan rasa aman dan nyaman kepada ibu hamil
  4. Memiliki pengetahuan yang cukup tentang kehamilan, persalinan dan nifas dengan cara, 
    1. Memperbanyak membaca buku-buku atau literatur kesehatan
    2. Mengikuti kelas ibu hamil pada saat sudah hamil dengan melibatkan keluarga.
    3. Berkonsultasi dengan petugas kesehatan
  5. Memiliki jaminan kesehatan. Jaminan Kesehatan dalam hal ini menjadi peserta BPJS atau jaminan kesehatan lainnya termasuk asuransi kesehatan dibutuhkan untuk dapat meng-cover kebutuhan ibu terkait pelayanan kesehatan yang dibutuhkan selama kehamilan, persalinan dan nifas sehingga tidak menjadi beban atas biaya yang ditimbulkan.
  6. Memiliki kesiapan ekonomi. Perekonomian keluarga yang stabil memberikan dampak positif bagi keluarga termasuk ibu hamil. Masalah ekonomi seperti  kepala keluarga tidak memiliki pekerjaan tetap, tidak memiliki rumah tinggal yang layak dan sebagainya sering menjadi pemicu masalah keuangan sehingga berdampak kepada kondisi mental ibu hamil
    Ngidam yang dikelola dengan baik akan menjadikan ibu hamil lebih sehat secara fisik dan mental. Dan jika sebuah kehamilan telah direncanakan atau disiapkan dengan matang tidak akan terjadi ngidam yang membahayakan ibu dan janin. Kehamilan akan berjalan lancar,  ibu hamil dan keluarga akan bahagia menjalankan masa-masa kehamilan, persalinan dan nifas. Sayangi ibu hamil sayangi keluarga.


                                                    

                                                                                            Air Seruk, Juli 2022








KEHAMILAN

oleh : Wahyu Heany Prismawati, AM.Keb

Staf Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung


 Definisi Operasional :

       Kehamilan adalah proses atau keadaan dimulai dari sel telur yang dibuahi oleh sperma kemudian            tertanam dalam lapisan rahim hingga janin dilahirkan

    Kehamilan memiliki tanda atau gejala yang obyektif dan subyektif, tanda atau gejala obyektif memerlukan pemeriksaan laboratoris maupun alat pendeteksi lainnya. Sedangkan tanda atau gejala subyektif biasanya dirasakan oleh ibu hamil sendiri dan beragam. Tidak semua ibu hamil memiliki tanda dan gejala yang serupa.

        Secara subyektif paada umumnya ibu hamil akan mengalami hal - hal sebagai berikut :

  1. Terlambat haid
  2. Mual muntah ( morning sicknees)
  3. Payudara nyeri dan warna puting menjadi lebih gelap
  4. Kram perut, perut kembung
  5. Lebih emosional
  6. Bercak darah dari vagina (perdarahan implantasi)
  7. Mudah lelah
  8. Sering kencing
  9. Ngidam dan lain - lainnya

        Untuk menentukan kehamilan secara obyektif dilakukan pemeriksaan melalui :

  1. Test Pack
  2. USG (Ultra Sono Grafi)
  3. Uji darah ibu untuk meihat adanya hormon HCG di dalam darah

        Bagaimana kehamilan itu terjadi ? Proses kehamilan dimulai dengan :

  1. Hubungan seksual
  2. Terjadi pembuahan
  3. Terjadi implantasi 
  4. Pembentukan embrio

       Pada umumnya atau kondisi normal kehamilan berlangsung selama 40 minggu, dilahirkan melalui jalan lahir tanpa bantuan alat atau obat-obatan. Dan pada kondisi tidak normal kehamilan bisa lebih dari 40 minggu atau lebih dan dilahirkan dengan sebuah tindakan menggunakan alat dan atau dengan obat-obatan, yaitu :

  1. Secsio Caesaria adalah tindakan operasi melahirkan bayi dengan cara membuka atau membuat irisan pada perut dan rahim ibu
  2. Vacum dan Forcep adalah melakukan pertolongan persalinan melalui jalan lahir menggunakan alat sejenis penyedot (vacum) dan  penjepit/tang (Forcep)
  3. Induksi adalah melahirkan bayi melalui jalan lahir dengan memberikan stimulasi obat-obatan biasanya dilakukan untuk mendapatkan kontraksi rahim yang adekwat sehingga memberikan dampak kepada pembukaan mulut rahim dan intensitas keinginan mengejan pada ibu bersalin.

Tindakan yang diberikan ditentukan dengan mempertimbangkan riwayat kehamilan lalu serta kondisi ibu dan janin saat ini. Setiap tindakan memiliki indikasi dan kontra indikasi. Hal tersebut menjadi bahan pertimbangan pada saat tenaga kesehatan memberikan pelayanan.

        Masa kehamilan dibagi dalam 3 trimester :

  1. Trimester I yaitu usia kehamilan 0 minggu - 12 minggu atau 3 bulan pertama
  2. Trimester II yaitu usia kehamilan 12 minggu - 24 minggu atau 3 bulan kedua
  3. Trimester III yaitu usia kehamilan 24 minggu - 40 minggu atau 3 bulan ketiga

pada keadaan tertentu kehamilan melampaui hingga usia 42 minggu atau bahkan lebih sehingga memerlukan tindakan terminasi seperti contoh-contoh di atas.

        Beberapa masalah kehamilan kadang terjadi di setiap trimesternya, seperti :

  1. Hiperemisis, 
  2. Hipertensi pada kehamilan, 
  3. Perdarahan, 
  4. Kelainan letak janin,
  5. Hamil lewat bulan 
  6. Kehamilan kembar, dan lain-lainnya. 

    Kehamilan merupakan kondisi khusus pada perempuan sehingga memerlukan sebuah perawatan tertentu dengan standar yang sudah ditentukan sesuai dengan kondisi kehamilan ibu. Oleh karena itu Ante Natal Care sangat penting bagi ibu dan keluarga sebagai pendamping ibu hamil selama masa kehamilan hingga bayi lahir. Pada kehamilan tertentu ibu mengalami masalah kehamilan seperti disebutkan di atas, atau sering disebut dengan kehamilan dengan penyulit. 

    Ante Natal Care yang adekwat akan dapat mengatasi hingga mampu mengantarkan ibu pada persalinan normal. Beberapa persalinan bermasalah dikarenakan Ante Natal Care yang tidak adekwat tidak memenuhi standar. Ante Natal Care diperlukan sekurangnya empat kali kunjungan selama masa kehamilan dengan jenis layanan sesuai dengan SOP (Standar Operasional Prosedur). Tiga kali melakukan ante natal care dengan bidan dan satu kali diantaranya mengunjungi dokter. 

        Setiap ibu hamil diharapkan memiliki Buku Kesehatan Ibu dan Anak atau dikenal dengan Buku KIA atau Buku Pink sebagaimana warnanya. Buku ini memuat data ibu dan anak mulai dari identitas hasil catatan medis dan catatan kebidanan hasil pemeriksaan saat hamil maupun riwayat kehamilan sebelumnya serta memuat informasi-informasi kehamilan persalinan dan perawatan bayi dan balita yang disusun untuk bisa mengedukasi ibu dan keluarga dalam menjalankan proses kehamilan, persalinan, masa nifas, perencanaan kehamilan atau KB dan penatalaksanaan kesehatan bayi dan balita.

        Pada umumnya kehamilan adalah sesuatu yang direncanakan sehingga dalam penatalaksanaannya dapat dilakukan sesuai standar dan diberikan dengan baik. Akan tetapi tidak menutup kemungkinan beberapa kehamilan terjadi di luar rencana yang dalam kebidanan diistilahkan dengan kehamilan yang tidak diinginkan. Kehamilan dimaksud terjadi pada kasus-kasus seperti :

  1. Kehamilan sebelum menikah
  2. Kehamilan karena penggunaan kontrasepsi KB yang gagal 
  3. Kehamilan karena kasus pemerkosaan, dan lain-lainnya

       Kondisi kehamilan tersebut sering mengalami kendala hal ini terjadi karena kehamilan tidak mendapatkan layanan Ante Natal Care  sesuai standar sehingga sering mengalami masalah-masalah seperti :

  1. Perdarahan, 
  2. Infeksi, 
  3. Bayi dengan BBLR (berat badan lahir rendah)  
  4. Cacat kongenital pada janin, 
  5. Kematian janin atau 
  6. Kematian ibu.

        Sebagian masyarakat masih ada yang belum mendapatkan akses yang cukup untuk pelayanan Ante Natal Care, Intra Natal Care dan Post Natal Care dikarenakan beberapa hal terkait kondisi sosial budaya,  ekonomi, pendidikan, kondisi demografi maupun keterbatasan sumber daya kesehatan. 

    Pada saat ini pemerintah dalam hal ini Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melalui Dinas Kesehatan Provinsi hingga Dinas Kesehatan Kabupaten bersama Unit Pelaksana Tugas seperti puskesmas, laboratorium kesehatan, rumah sakit juga klinik praktik mandiri lainnya telah banyak membuat inovasi-inovasi untuk dapat mengatasi berbagai kendala yang ada agar semua ibu hamil mendapatkan akses Ante Natal Care dan seterusnya sesuai dengan standar di antaranya dengan bersinergi dengan BPMPDPKB (Badan Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintahan Desa Perempuan dan Keluarga Berencana), BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial), Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, BPS, Dinas Komunikasi dan Informasi, organisasi - organisasi profesi dan lain - lain. Semua didedikasikan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat khususnya ibu dan anak. 

    Seperti kita ketahui bersama masyarakat indonesia sangat majemuk ditinjau dari segi budaya, kondisi demografi serta perbedaan - perbedaan lainnya. Keadaan ini merupakan faktor yang memberikan pengaruh atas keberhasilan pelayanan kesehatan. Dukungan semua pihak sangat diperlukan untuk mencapai target pelayanan yang diharapkan. Tidak hanya dukungan stick holder, tokoh masyarakat dan unsur berpengaruh lainnya yang ada di masyarakat diharapkan mampu memberikan support sesuai dengan kapasitasnya. 

    Di masyarakat pedesaan kemitraan bidan atau tenaga kesehatan atau fasilitas kesehatan primer dengan paraji atau dukun bayi masih sangat diperlukan mengingat keberadaan mereka memberikan pengaruh kepada masyarakat dalam pengambilan keputusan. Sebagian ibu hamil akan mengunjungi paraji atau dukun bayi terlebih dahulu sebelum mendapatkan akses pelayanan kesehatan tingkat primer. Apabila kemitraan dibangun dengan baik maka diharapkan akan memberikan dampak yang positif bagi para provider kesehatan terutama terkait data dan edukasi - edukasi kesehatan yang akan lebih mudah diterima bila disampaikan atau bersumber dari para paraji atau dukun bayi yang notabene sudah sejak awal mereka percayai, bahkan beberapa berkaitan dengan unsur supra natural sehingga mampu memberikan sugesti dalam pelayanan. 

    Beda dengan masyarakat perkotaan yang cenderung memilih pelayanan di sektor swasta. Masalahnya, sebagian provider swasta masih ada yang kurang valid dalam pengelolaan data sehingga terkadang menyulitkan bagi fasilitas pelayanan kesehatan primer dalam upaya mencapai target cakupan pelayanan. 

        Tidak menyerah sampai di sini. Saat ini melalui inovasi-inovasi yang ada fasilitas pelayanan primer pemerintah mengumpulkan data dengan cara bekerja sama dengan pihak swasta dan melakukan pembinaan-pembinaan bahkan saat ini banyak diciptakan inovasi yang cukup perspektif dalam pengumpulan data melalui aplikasi - aplikasi mulai dari PIS-PK (Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga), e-kohort, e-PPGBM (Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat), dan lain-lain. Bahkan saat ini pembinaan Dinas Kesehatan Kabupaten kepada Unit Pelaksana Tugas menggunakan TPCB (Tim Pembina Cluster Binaan) menuju fasilitas kesehatan primer yang terakreditasi dengan baik sehingga mampu menjawab kebutuhan masyarakat dengan pendekatan siklus hidup mulai dari kehamilan hingga lanjut usia mendapatkan pelayanan kesehatan yang berstandar.

                                                        

                                                                                            Air Seruk, 2 Juli 2022

     




Jumat, 01 Juli 2022









NADIR

oleh : Wahyu Heany Prismawati, AM.Keb


Ketika terjal berhenti sebagai lapang 

kamboja meneduh dengan kelopak-kelopak pucat

kaku layaknya raga di bawahnya 

usai sebait tulisan tanpa sayonara 

menghilang tak terkendali direnggut Penguasa 

olehNYA dituliskan harta, belahan jiwa dan mangkat 

tanpa dispensasi tanpa notifikasi 

mengalir dan pasti terhenti pada aksara di pusara


Selembar sahaja untuk pulang 

bukan sulaman indah untaian mutu manikam 

karat tak lagi bermakna tinggal sepotong dzikir memeluk diri 

semua tertinggal sebagai kenangan sesaat 

tergantikan dengan wewangian dan senandung baru 

hilang begitu saja, dipaksa selesai


ribuan pintu terbuka tapi bukan milik  

lunas terenggut hingga rebah disudut ruas-ruas bambu 

menyatu membumi dalam  pekat yang sangat


menanti tilawah menyapa dengan benderang

menanti seikat sujud melepas himpitan raga

menukar barzah yang panjang dengan lelap yang dalam

tak punya lagi pinta tak ada lagi hiba


                                                                                        Tanjungpandan, Juli 2022

Kamis, 30 Juni 2022



 MEMAKNAI ISRA MI'RAJ

oleh : Wahyu Heany Prismawati, AM.Keb

Pimpinan Cabang Aisyiyah Kecamatan Sijuk Kabupaten Belitung


    Merupakan peristiwa penting dalam perjalanan Rasulullah Muhammad SAW sebagai seorang Nabiyullah. Peristiwa dimaksud adalah Isra' Mi'raj. Sebuah peristiwa besar yang melewati batas nalar manusia. Susah diterima akal jika dipahami tanpa keimanan terhadap sifat- sifat Allah. Tanpa keyakinan barangkali akan dipandang sebagai cerita atau dongeng pengantar tidur. 

Sebagai hamba Allah tentu saja kita mengimani peristiwa tersebut terlebih Allah menyebutkannya dalam Alquran Surat ke 17 Al Isra ayat 1 yang berbunyi :

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ

    Artinya :

    Maha Suci Allah yang telah memperjalankan hambaNYA pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al masjidil Aqsa yang telah kami berkahi sekelilingnya agar kami perlihatkan sebagian tanda-tanda kebesaran kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat. 

Kata Isra sendiri berarti perjalanan dimalam hari sedangkan miraj adalah perjalanan Nabi Muhammad SAW menuju sidratul muntaha. 

Jika dimaknai isra mi'raj memiliki  beberapa makna yaitu :

         A. Makna wisata rohani

     Rasulullah dipilih untuk memimpin umat sejak usia beliau 40 th dengan berbagai rintangan yang tidak sedikit. Hingga puncak kesedihan beliau terjadi ketika harus berturut - turut kehilangan istri dan pamannya yang selama ini mendukung perjuangannya. Peristiwa duka cita yang sangat mendalam hingga disebutkan sebagai tahun duka cita  atau amul husni. Maka dengan cintaNYA Allah memanggil Rasulullah datang menghadap Allah melalui sebuah perjalanan penting untuk menerima perintah besar yaitu perintah ibadah sholat, secara langsung dari Allah tanpa perantara malaikat. Jika dipandang dari sudut berbeda perjalanan menerima perintah ini sekaligus sebuah wisata rohani sebagai penghibur hati Rasulullah yang sedang berduka. 

         B. Makna Meningkatkan kwalitas hidup

        Makna berikutnya adalah sebuah peningkatan kwalitas hidup, kwalitas ibadah dengan adanya perintah menunaikan sholat. Salah satu esensi dari ibadah sholat adalah keteraturan dan kedisiplinan, pengakuan atas Allah sebagai satu - satunya dzat tempat mengadu dan berpinta.  Adab sholat yang dilengkapi aturan waktu dan gerakan sedemikian rupa sehingga  jika dikerjakan sesuai syariat akan menjadikan seorang hamba terhindar dari perbuatan keji dan mungkar, sebagaimana tersebut dalam Alquran Surat Al Ankabut Ayat 45, yang berbunyi :

اتْلُ مَا أُوحِيَ إِلَيْكَ مِنَ الْكِتَابِ وَأَقِمِ الصَّلَاةَ ۖ إِنَّ الصَّلَاةَ تَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ ۗ وَلَذِكْرُ اللَّهِ أَكْبَرُ ۗ وَاللَّهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُونَ
     

Artinya : "Bacalah kitab Alquran yang telah diwahyukan kepadamu, Muhammad dan laksanakanlah sholat. Sesungguhnya sholat itu mencegah dari perbuatan keji dan mungkar. Dan ketahuilah mengingat Allah (sholat) lebih besar keutamaannya dari ibadah yang lain. Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan"

          C. Makna Kewajiban sholat 

        Keseluruhan wahyu yang Allah turunkan sembilan puluh sembilan persen melalui malaikat, sementara perintah sholat Allah turunkan langsung dengan memanggil baginda Rasul mengingat keutamaan dan hikmah yang terkandung di dalamnya, yaitu :

  •  Sebagai Tiang agama
  •  Menjadi standar baik buruknya keadaan kita di hari kiamat
  •  Dapat mencegah dari perbuatan fasik dan mungkar, jika sholat dikerjakan sebagaimana       sholatnya Rasulullah 
  •  Mendidik menjadi pribadi yang disiplin
  •  Melatih menjadi pribadi yang tangguh dalam menghadapi masalah sebagai disebutkan dalam       Alquran Surat Al Maarijj ayat 10 - 13 yang artinya :  "Sesungguhnya manusia diciptakan  untuk  bersifat keluh kesah lagi kikir. Apabila ia ditimpa kesusahan ia berkeluh kesah, kecuali orang-  orang yang mengerjakan sholat, yang mereka itu konsisten mengerjakan sholatnya. Seorang hamba yang memiliki sholat khusuk akan lebih siap ketika mendapatkan ujian. Ia merasakan bahwa Allah tempat bersandar, tempat meminta dan memohon ampunan. Dan selalu berpikir positif.
  • Meninggikan derajat, sebagaimana Sabda Rasulullah yang artinya :"Hendaknya engkau memperbanyak sujud kepada Allah. Karena engkau tidak sujud kepada Allah satu kali, melainkan Allah akan mengangkatmu satu derajat dan menghapuskan satu kesalahan dari dirimu" (HR. Muslim dari Tsauban)    
  • Menghapus dosa antara waktu sholat satu dengan sholat berikutnya
  • Meraih pertolongan Allah, pada saat sholat adalah kondisi terdekat seorang hamba dengan Penciptanya. Doa - doa diijabah jika mampu memaksimalkan doa pada saat berdiri, rukuk, sujud dan beberapa saat sebelum salam.
        D. Makna Kepastian Kehidupan Akhirat

     Pada saat Mi'raj Allah berkenan memperlihatkan sebagian tanda-tanda kebesaranNYA kepada Rasulullah. Mulai dari diperlihatkan tujuh lapisan langit, baitul ma'mur hingga disampaikan pada sidratul muntaha. Kemudian Allah pertemukan dengan sebagian nabi terdahulu seperti Nabi Ibrahim 'alaihissalam, Nabi Musa 'alaihissalam, Nabi Isa 'alaihissalam dan Nabi Yusuf 'alaihissalam, hingga diperlihatkan pada gambaran umat yang bahagia dan sengsara di akhirat. Rasulullah diperlihatkan pada gambaran mengerikan sebagai balasan orang yang suka makan harta orang lain secara zalim, terutama harta anak yatim. Dalam riwayat Abu Said al-Khudri. Dikisahkan oleh Rasulullah Sholallohu 'alaihi wasalam :

   رَأَيْتُ لَيْلَةَ أُسْرِيَ بِي قَوْمًا لَهُمْ مَشَافِرُ كَمَشَافِرِ الْإِبِلِ وَقَدْ وُكِّلَ بِهِمْ مَنْ يَأْخُذُ بِمَشَافِرِهِمْ ثُمَّ يَجْعَلُ فِي أَفْوَاهِهِمْ صَخْرًا مِنَ النَّارِ يَخْرُجُ مِنْ أَسَافِلِهِمْ فَقُلْتُ يَا جِبْرِيلُ مَنْ هَؤُلَاءِ: فَقَالَ: هَؤُلَاءِ الَّذِينَ يَأْكُلُونَ أَمْوَالَ الْيَتَامَى ظُلْمًا   

Artinya : "Pada malam di-isra-kan, aku melihat suatu kaum yang memiliki bibir seperti unta. Di tengah mereka ada seorang yang dipercaya menarik bibir tersebut. Kemudian ke mulut mereka dimasukkan batu dari neraka dan batu itu keluar dari bawah mereka. Aku bertanya, 'Siapa mereka, Jibril?' Ia menjawab, 'Mereka adalah orang-orang yang suka makan harta anak yatim secara zalim.'" (Tafsir Ath-Thabari, jilid 7, hal 27)

Pada riwayat lain dikisahkan juga kisah yang menggembirakan. Salah satunya yang diriwayatkan oleh Ubay ibn Ka'b. Demikian kisah yang dituturkan Rasulullah shallahu'alaihi wasalam,

     أُبَيَّ بْنَ كَعْبٍ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: شَمَمْتُ لَيْلَةَ أُسْرِيَ بِي رَائِحَةً طَيْبَةً، فَقُلْتُ: يَا جِبْرِيلُ مَا هَذِهِ الرِّيحُ الطَّيِّبَةُ؟ قَالَ: هَذَا رِيحُ قَبْرِ الْمَاشِطَةِ وَابْنَتِهَا وَزَوْجِهَا   “

Artinya : "Pada malam di-isra-kan, aku mencium aroma yang sangat wangi. Aku tanyakan, 'Jibril, wangi apakah ini?' Ia menjawab, 'Ini wangi kuburan Masyithah, putri dan suaminya'"(HR. Ath-Thabrani)

Seperti diceritakan malaikat bahwa Masyithah adalah seorang wanita yang berjuang mempertahankan keimanannya dan menghadapi penyiksaan Raja Firaun yang tiran.

Dengan mengimani peristiwa Isra Mi'raj sudah selayaknya kita senantiasa menjaga amalan kita terutama ibadah sholat, yang memiliki hikmah besar dan merupakan penghulu bagi ibadah-ibadah lainnya.

Wallahu'alam bissawab

Fastabikhul khoirot

                                                                                                    Tanjungpandan, Juli 2022


Senin, 27 Juni 2022




REMUK

oleh : Wahyu Heany Prismawati, AM.Keb


Rasa ini pada pagi nan mendung 
saputan awan kelabu tak berarak ciderai cinta sakral 
tarian flamboyan bagai sayap malaikat lambaikan maut 
menggapai hanya berjarak nama 
remuk 
rasa yang mati

Selendang perak membalut ufuk barat 
kuningnya memucat tiada asa 
hanya rasa kelu memeluk raga 
gairah terbang bersama camar pantai 
hilang ditelan senja yang datang berlari  

Kugenggam bongkah cintaku meski cidera 
tetap indah lantaran tumbuh dari raga 
terpatri oleh darah, keringat dan air mata 
terus kugenggam dalam doa-doa 
kubelai dengan sujud dan tilawah  

Ku merindu pada mentari yang benderang  
menyinar pada sungging senyum kita 
melenggang dengan tangan saling bergamit 
tuntaskan pematang yang masih tersisa 
hingga pulang tanpa luka tanpa cidera
Robbi Habli minassholihin
Robbi Habli minassholihin
Robbi Habli minassholihin
                                                                                           
                                                                                  
                                                                                               Tanjungpandan, 28 Juni 2022

Minggu, 19 Juni 2022

PERAHU KITA

oleh : Wahyu Heany Prismawati, AM.Keb 


Seribu liku meliuk hingga cakrawala 
sesekali bentang alam membiru
lantas berganti cadas lumut menyerupa 
lelah hinggapi jalanku sisakan asa pada cintaNYA,
tanpa tendensi menyelimuti rasa 
selipkan gairah hitungan warsa

Buliran padi telah kusemai disepotong senja
kubelai bulu-bulu halusnya hingga hari ini 
berpinta bernasnya menyungging seulas senyum kepadaku
bukan itu
selembar ilalang melukai

Bila dedaunan soka luruh
kupungut dengan kasih
kubawa dalam rangkuman sujud
hijaunya kukenang dalam benak 
menari bersama anganku nan merindu 
langkahku terkunci pada renta yang merayap
kugamit jemari kalian agar tetap satu perahu

                                                                                    Belitung, 20 Juni 2022

PERIH oleh : Wahyu Heany Prismawati, AM.Keb  Gelisahku kutitipkan kepada untaian bintang di langit malam  kerlipnya menepis gundah seperti t...